Pelepasan Mahasiswa KKN Kolaborasi Universitas Madura dan Universitas Negeri Malang Tahun 2026
Pamekasan, Universitas Madura (UNIRA) bersama Universitas Negeri Malang (UM) kembali melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Tahun 2026 sebagai wujud nyata kerja sama antarperguruan tinggi dalam mendukung pembangunan masyarakat desa. Kegiatan pelepasan mahasiswa KKN dilaksanakan di dua lokasi, yaitu pada Sabtu, 13 Juni 2026 di Desa Padelegan dan Minggu, 14 Juni 2026 di Desa Pagendingan.
KKN Kolaborasi tahun 2026 mengusung tema “Digitalisasi Potensi Lokal dan Pengelolaan Sampah untuk Mendukung Desa Tangguh Bencana.” Tema ini diharapkan dapat mendorong pemanfaatan teknologi digital dalam pengembangan potensi desa sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
Dari pihak Universitas Madura, kegiatan pelepasan dihadiri oleh Ketua LPPM Universitas Madura, Dr. Ukhti Raudhatul Jannah, M.Pd., serta Kepala Bidang Penelitian LPPM Universitas Madura, Idon Joni, M.Si. Sementara dari Universitas Negeri Malang hadir Sekretaris LPPM Universitas Negeri Malang, Dr. Hary Suswanto, S.T., M.T.
Kehadiran rombongan dari kedua perguruan tinggi disambut hangat oleh pemerintah desa setempat. Di Desa Padelegan, mahasiswa diterima langsung oleh Kepala Desa Padelegan, H. Ibnu Hajar, beserta jajaran perangkat desa. Sedangkan di Desa Pagendingan, penyambutan dilakukan oleh Kepala Desa Pagendingan, Hj. Rahmawati, S.H., bersama perangkat desa.
Dalam program KKN Kolaborasi ini, Universitas Negeri Malang mengirimkan 10 mahasiswa di setiap desa, sehingga total terdapat 20 mahasiswa UM yang terlibat. Sementara itu, Universitas Madura menempatkan 21 mahasiswa di masing-masing desa, dengan total 42 mahasiswa UNIRA. Dengan demikian, jumlah peserta KKN Kolaborasi di kedua desa mencapai 62 mahasiswa.
Ketua LPPM Universitas Madura, Dr. Ukhti Raudhatul Jannah, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan KKN Kolaborasi ini tidak hanya menjadi sarana pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga wadah pembelajaran bagi mahasiswa dalam menerapkan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki untuk menjawab berbagai kebutuhan masyarakat desa.
Sementara itu, Sekretaris LPPM Universitas Negeri Malang, Dr. Hary Suswanto, S.T., M.T., berharap kolaborasi yang terjalin antara kedua perguruan tinggi dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat serta memperkuat sinergi dalam pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, khususnya bidang pengabdian kepada masyarakat.
KKN Kolaborasi Universitas Madura dan Universitas Negeri Malang Tahun 2026 merupakan pelaksanaan yang kedua, setelah sebelumnya sukses diselenggarakan pada tahun 2025. Keberlanjutan program ini menjadi bukti komitmen kedua perguruan tinggi dalam memperkuat kerja sama akademik dan pengabdian kepada masyarakat melalui program-program yang memberikan manfaat nyata bagi pembangunan desa.
Melalui KKN Kolaborasi ini, mahasiswa diharapkan mampu berperan aktif dalam mendukung pengembangan potensi lokal berbasis digital, meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah, serta berkontribusi dalam mewujudkan desa yang tangguh menghadapi berbagai risiko bencana. Dengan semangat kolaborasi dan pengabdian, program ini diharapkan dapat memberikan dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Padelegan dan Desa Pagendingan.
arrow_back Kembali